SMKN 51 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Bukti nyata komitmen ini terlihat dari suksesnya implementasi Prinsip Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang sejalan dengan visi misi sekolah, didukung penuh melalui program Pembimbingan On the Job Learning (OJL) yang inovatif.
Prinsip Pembelajaran Mendalam: Implementasi yang Berkelanjutan
Kepala Sekolah SMKN 51 Jakarta menyampaikan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam di SMKN 51 sebetulnya sudah berjalan lama, bahkan sebelum istilah ini populer. “Perbedaan yang kami rasakan hanyalah perubahan nama,” ujar beliau.
Menurut Bapak/Ibu Kepala Sekolah, sekecil apapun perubahan, termasuk hanya pada terminologi, akan berdampak pada instrumen monitoring dan evaluasi (Monev). Yang terpenting, implementasi ini harus terasa dan terkait erat dengan visi dan misi sekolah untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.
Kolaborasi Strategis dan Pelatihan Kepemimpinan
Dukungan terhadap kualitas ini datang dari kolaborasi strategis dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV BISPAR).
- Kepala Sekolah Negeri dan Swasta dari wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat bahkan turut serta dalam Executive Class (Kelas E) untuk menyerap wawasan baru terkait manajemen dan kepemimpinan pendidikan.
- Materi Pelatihan Pembelajaran Mendalam diberikan secara intensif, tidak hanya untuk guru tetapi juga untuk para Kepala Sekolah, memastikan adanya pemahaman dan dukungan yang utuh dari tingkat pimpinan.
Fokus pada Pendampingan Pedagogis
Dalam upaya meningkatkan kualitas, SMKN 51 Jakarta memilih jalur Pendampingan Pedagogis sebagai fokus utama, yang melibatkan:
- 3 Guru Perwakilan: Sekolah menunjuk 3 guru perwakilan dari mata pelajaran umum (non-kejuruan), kejuruan (produktif), dan kejuruan (IPAS) untuk merancang dan mengimplementasikan model pembelajaran mendalam.
- Rancangan Pembelajaran Inovatif: Dalam prosesnya, terjadi perancangan ulang pembelajaran yang bahkan memicu perbedaan dan perubahan struktur kurikulum yang lebih adaptif.
- Hasil Nyata: Intinya, ketiga guru perwakilan tersebut telah berhasil menjalankan pembelajaran mendalam dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing.
Proses OJL dan pendampingan ini dilakukan dengan pendampingan langsung dari Bapak Aritonang dan Ibu Endah, serta Panitia dari BBPPMPV BISPAR.
Inti Sukses: Dengan adanya Pendampingan Pedagogis, Kemitraan yang kuat, dan fokus pada Keterserapan lulusan, SMKN 51 Jakarta membuktikan bahwa peningkatan mutu pendidikan adalah sebuah perjalanan berkelanjutan, di mana perubahan nama hanyalah label, sementara praktik baik adalah jiwa yang menghidupkan visi sekolah.




